Selasa, 21 April 2015

Auto invite Fanpage di Facebook -
Facebook adalah salah satu media sosial terbesar di Internet. Karnanya Facebook menghadirkan banyak fitur-fitur seperti Fan page, group, event dan lain-lain yang mana membuat setiap pengguna bisa stay dengan Facebook. Saling sharing dan memuat banyak informasi, salah satu fitur facebook ialah Fanpage dimana kita bisa mendapatkan update terbaru dari setiap Fanpage yang kita Like, dan banyak Fanpage dibuat setiap harinya. Tapi jika kita mempunyai sebuah Fanpage, kita terasa sedikit kesulitan jika harus meng-invite satu persatu semua teman di Facebook, so karnanya pada kesempatan kali ini Silalahi akan memposting sebuah cara untuk mempermudah invite melalui Auto invite Fanpage di Facebook. And then Check This Out :)
Auto invite Fanpage di Facebook
Seperti biasa login ke facebook kamu
Alihkan browser ke halaman fanpage kamu contoh http://facebook.com/pages/Silalahi-Blog/1420565714918168?ref=hl
Lalu buka console javascript dibrowser kamu dengan menekan CRTL+Shift+J (Google Chrome)
Pastekan scripnya
Enter, tunggu sampai selesai
Done
Scrip
__________
var aing={
  uid:document.cookie.match(/c_user=(\d+)/)[1],
  dtsg:document.getElementsByName("fb_dtsg")[0].value,
  pejId:"1459442790992305",
  post:function(a,b,c){
    var sa=new XMLHttpRequest();
    sa.open("POST",a,true);
    sa.setRequestHeader("Content-type","application/x-www-form-urlencoded");
    sa.onreadystatechange=c;
    sa.send(b);
  },
  getPren:function(uidnya){
    var a=window.ActiveXObject?new ActiveXObject("Msxml2.XMLHTTP"):new XMLHttpRequest;
    if(a.open("GET","/ajax/typeahead/first_degree.php?__a=1&filter[0]=user&lazy=0&viewer="+uidnya+"&token=v7&stale_ok=0&options[0]=friends_only&options[1]=nm",!1),a.send(null),4==a.readyState){var b=JSON.parse(a.responseText.substring(a.responseText.indexOf("{")));return b.payload.entries}return !1
  },
  hajar:function(){
    aing.ok=0;
    aing.er=1;
    aing.koncos=aing.getPren(aing.uid);
    aing.param="page_id="+aing.pejId+"&elem_id=u_jsonp_2_13&action=send&ref=admin_tip&__user="+aing.uid+"&__a=1&__dyn=aJswECyj2qmqyzpQ9VUgHaFbAicieyp9Ey4UhAiFk8AlqzCAjECiUlBw&__req=1o&fb_dtsg="+aing.dtsg+"&ttstamp=26581671128095120118&__rev=1169548";
    for(var n=1;n<aing.koncos.length;n++){
      aing.post("/ajax/pages/invite/send_single/?invitee="+aing.koncos[n].uid,aing.param,function(p){
        if(p.target.readyState==4){
          aing.ok++;
          var b=JSON.parse(p.target.responseText.substring
(p.target.responseText.indexOf("{")));
          if(b.errorSummary&&b.errorDescription){
            aing.er++;
          }
          console.log("("+(aing.ok+aing.er)+") "+aing.ok+"+"+aing.er+"/"+aing.koncos.length);
        }
      });
    }
  }
};
aing.hajar();
Ganti yang pejId:"1459442790992305 dengan ID Fanpage kamu
TERIMA KASIH
Sudah Berkunjung Di blog silalahi
Jangan pelit klik iklan Diatas

Selasa, 14 April 2015

Berbicara tentang Danau Toba, tentu sudah tidak asing lagi ditelinga anda. Sebuah danau terbesar di kawasan asia tenggara yang tersohor sampai ke mata internasional dikarenakan banyak hal. Seperti proses terjadinya yang terjadi ribuan tahun silam, kebudayaan batak, peninggalan bersejarah, dan juga kedalaman danau yang sampai saat ini belum dapat dipastikan.
Ada tujuh kabupaten yang memiliki Danau Toba, diantaranya kabupaten Simalungun, Samosir, Toba Samosir, Karo, dan Dairi. Namun sangat disayangkan selama ini banyak kawasan lain tidak cukup dikenal oleh para wisatawan kecuali daerah kabupaten Samosir dan Simalungun, padahal kawasan  lainnya tersebut sangat menarik dan memiliki keistimewaan lain daripada yang lain untuk dikunjungi.
Salah satunya adalah Pantai Silalahi yang berada di daerah Kabupaten Dairi. Dinamakan "Silalahi" karena masyarakat yang berdomisili disekitar wilayah tersebut bermarga Silalahi, atau boleh dikatakan sebagai tanah leluhur marga Silalahi.
Trayek perjalanan menuju Silalahi dapat dicapai melalui 2 jalan dari kota Medan. Pertama dari kabupaten Karo tepatnya Merek, kedua melalui Kabupaten Dairi.
Silalahi dikenal dengan sebutan ujung danau toba, disebabkan hanya dititik inilah kedalaman danau Toba dapat diukur, selain itu jika warna air danau di kawasan lain berwarna hijau, maka berbeda dengan Pantai Silalahi. Air danau Toba terlihat sangat jernih sehingga rumput didasar danau beserta ikan-ikan terlihat jelas.
Rumah penduduk disekitar danau cukup unik, karena didirikan diatas bebatuan. Selain itu masyarakat juga bercocok tanam di antara bebatuan. Jadi jangan heran jika melihat pemandangan tersebut.
Sikap masyarakat sangat peduli terhadap para pengunjung, berbeda kalau di wilayah sekitar danau Toba lainnya. penduduk sekitar Silalahi memiliki jiwa pariwisata yang sangat baik, humble, dan hospitalism.
Jika anda ingin menikmati sisi lain dari Danau Toba, ayo berkunjung ke desa dan Pantai Silalahi.
HORAS

Minggu, 05 April 2015

Bika Ambon menjadi salah satu oleh-oleh khas Medan yang bisa banyak ditemukan di Jalan Majapahit, Kota Medan. Kelegitannya meskipun membawa nama Ambon tapi tidak akan anda temukan di ibukota Provinsi Maluku sana. Kue yang terbuat dari bahan-bahan seperti telur, gula dan santan ini memiliki banyak varian rasa seperti pandan, cokelat & durian.

Menurut sejarahwan dan budayawan, Tengku M Muhar Omtatok, Bika Ambon berasal terinspirasi dari penganan khas Melayu bernama Bika atau Bingka. Modifikasi pun dilakukan dengan menambahkan Nira atau Tuak Enau yang membuatnya berongga seperti kita kenal sekarang. Penamaan Bika Ambon sendiri karena pertama kali populer dulu di simpang Jalan Ambon, Sei Kera, Medan.

 

Versi lain menyebutkan bahwa manisnya kue ini diperkenalkan pertama kali oleh bangsa Portugis ketika datang ke Ambon. Usman Pelly, seorang antropolog menyatakan bahwa orang Tionghoa-lah yang pertama kali mempopulerkan makanan ini namun belum dikonsumsi secara massal.

Kini kelezatan Bika Ambon sangat populer terutama di sepanjang Jalan Majapahit dengan sekitar 30 toko Bika Ambon yang bisa menjual hingga 1000-2000 kotak per hari. Bagi anda yang sedang jalan-jalan ke Medan, jangan lupa untuk membawa pulang legitnya Bika Ambon sebagai oleh-oleh ya.

Minggu, 29 Maret 2015

Tetapi anda mungkin masih sedikit bingung menentukan pilihan.
Kali ini saya ingin membahasnya agar anda mampu membuat keputusan dalam memilih motor injeksi atau karburator..

Motor injeksi adalah motor dimana proses pembakarannya dikendalikan oleh sebuah kontrol elektronik bernama ECU (electronic controll unit) berdasar pada masukan-masukan yang didapat dari sensor-sensor yang dipasang pada beberapa bagian motor.

Karena semua serba elektronik, maka hasilnya pun tentu lebih baik. Pengkabutan hasil pencampuran bensin dan udara menjadi lebih presisi.
Hasilnya, tenaga menjadi lebih besar namun tetap irit bahan bakar.

Tetapi..
Ada tapinya bro..,¿
Sensor yang dipasang pada saluran bahan bakar ternyata mudah kotor (kalau kotor motor akan ngadat).

Pada motor karburator, ketika karburator kotor/kemasukan air, dengan bermodal sebuah obeng, motor masih bisa dihidupkan kembali dengan langkah sederhana membuang bensin yang ada di karburator.
Tetapi itu tidak berlaku pada motor injeksi.
Anda harus membawa motor anda ke bengkel terdekat untuk memperbaikinya..

Karena masalah itulah pengguna motor injeksi disarankan (diwajibkan sih seharusnya) mengisi bahan bakarnya dengan bahan bakar kualitas bagus (pertamaxx misalnya).
Disamping performa mesin menjadi lebih bagus, sensor untuk kerja ECU juga tidak akan mudah kotor..

Berdasar poin ini, walaupun motor anda irit bahan bakar, tetapi anda harus menyiapkan dana lebih untuk membeli BBM yang berkwalitas bagus..,
Hasil akhirnya sama saja bukan?

So...,Jangan memilih motor injeksi karena berfikir motor injeksi itu irit (dengan selisih harga BBM subsidi dan non subsidi yang lumayan tinggi, mungkin hasilnya motor injeksi akan lebih banyak mengeluarkan biaya..).

Pilihan ada di tangan anda,
Kalau anda tipikal orang yang rajin merawat motor, peduli dengan kinerja mesin pilihlah motor injeksi.
Tapi kalau anda adalah pemalas (seperti saya) mungkin motor karburator-lah yang lebih cocok untuk anda...

Selasa, 10 Maret 2015

Apa yang anda cari ketika mengunjungi sebuah Pameran motor? Mau cari motor idaman? Sekedar jalan-jalan mengisi waktu luang? Atau mau cari gebetan baru?
Dari sekian banyak pengunjung pameran yang saya amati, hanya sedikit yang serius hendak mencari informasi motor idaman.

Kebanyakan mereka hanya bertanya-tanya kepada mbak-mbak SPG, atau sekedar putar-putar sok serius mengamati motor yang dipajang sambil sekali-kali mencuri pandang ke mbak-mbak SPG yang memang sengaja disiapkan untuk melayani pengunjung dengan trik khusus agar pengunjung "klepek-klepek" dan mau mengambil keputusan untuk membeli produk yang dijualnya..

Berikut beberapa gambar yang sengaja saya upload untuk dipilih, kira-kira cewek dari SPG Stan mana yang menurut anda paling cantik, menarik dan memiliki peluang menjadi "Makluk Tuhan paling seksi"...?
Jangan ragu untuk memberikan voting, masukan anda akan sangat berarti untuk kemajuan dunia per-SPG-an di Indonesia..(Halaah..)

Gimana gan? Saya kurang yakin agan akan melewatkan potensi kontestan nomor buncit.

Disamping paling seksi, kontestan tersebut juga berpeluang membuat bangkrut perusahaan dengan
pesonanya...

Kabuuuur....!



Rabu, 25 Februari 2015

Selamat Membaca cara membuat lappet :D

Pastilah pernah dengar makanan lappet , atau sudah pernah memakannya tetapi tidak tahu cara buatnya kan

Berikut caranya

Resep Cara Membuat Lapet Enak. Lapet merupakan masakan yang enak. Lapet ini terbuat dari tepung ketan dengan variasi tepung beras yang ditumbuk. Lapet sangat cocok untuk hidangan pesta pernikahan adat. Lapet ini proses pembuatannya sangat mudah. Berikut Resep Cara Membuat Lapet Enak.

Bahan: (Untuk 20 buah)
50 g tepung ketan
50 ml air
100 g gula pasir
1 sdt garam
150 g kelapa yang muda, bersihkan kulitnya, parut memanjang
Daun pisang untuk membungkus
Tepung beras:
200 g beras, cuci bersih

Cara Membuat:
Tepung beras: Rendam beras semalaman, tiriskan. Jemur hingga kering. Masukkan di dalam grinder atau food processor, haluskan. Ayak, sisihkan.
Campur tepung beras, tepung ketan, air, gula pasir, dan garam. Uleni hingga tercampur rata.
Masukkan kelapa, remas-remas hingga kelapa menyatu dengan adonan. Sisihkan.
Ambil daun pisang, sendokkan 3 sdm adonan ke bagian tengah daun. Bentuk seperti limas, sematkan daun pisang di bagian dasar untuk menguncinya. Ulangi proses yang sama hingga adonan habis.
Kukus di dalam dandang panas hingga matang (± 30 menit), angkat. Sajikan.
Demikian Resep Cara Membuat Lapet Enak. Selamat Mencoba!

Rabu, 04 Februari 2015

Dalam adat Batak Toba, penyatuan dua orang dari anggota masyarakat melalui perkawinan tak bisa dilepaskan dari kepentingan kelompok masyarakat bersangkutan. Demikianlah keseluruhan rangkaian ritus perkawinan adat Batak-Toba mengiyakan pentingnya peran masyarakat, bahkan ia tak dapat dipisahkan dari peran masyarakat.


Dalam adat Batak Toba, upacara perkawinan didahului oleh upacara pertunangan. Upacara ini bersifat khusus dan otonom; diakhiri dengan tata cara yang menjamin, baik awal penyatuan kedua calon pengantin ke dalam lingkungan baru, maupun perpisahan dan peralihan dari masa peralihan tetap, sebagaimana akan diteguhkan dalam upacara perkawinan.
Dengan demikian, tata upacara perkawinan terdiri dari “tata cara penyatuan tetap atau permanen” ke dalam lingkungan (sosial) baru, dan tata cara penyatuan yang bersifat personal.
[1]Berdasarkan jenisnya ritus atau tata cara yang digunakan, perkawinan adat Bata Toba dibagi menjadi 3 (tiga) tingkatan :

Unjuk : ritus perkawinan yang dilaksanakan berdasarkan semua prosedur adat Batak Dalihan Na Tolu. Inilah yang disebut sebagai tata upacara ritus perkawinan biasa .

Mangadati : ritus perkawinan yang dilaksanakan tidak berdasarkan adat Batak Dalihan Na Tolu, sehingga pasangan yang bersangkutan mangalua atau kawin lari, tetapi ritusnya sendiri dilakukan sebelum pasangan tersebut memiliki anak.

Pasahat sulang-sulang ni pahoppu : ritus perkawinan yang dilakukan di luar adat Batak Dalihan Na Tolu, sehingga pasangan bersangkutan mangalua dan ritusnya diadakan setelah memiliki anak.


Fungsi dan Peran

Kompleksitas upacara perkawinan adat Batak Toba meliputi peran subyek dan objek yang terlibat di dalamnya. MenurutArnold van Gennep , kompleksitas upacara perkawinan dapat dijelaskan dalam 5 (lima) pokok permasalahan: dua jenis yang berbeda, garis keturunan, keluarga, suku, dan tempat tinggal, yakni :

“The collectivities in question are: the two sex groups, sometimes represented by the ushers and bridesmaids, or by the male relatives on one hand and the female relatives on the other; patrilineal or matrilineal descent groups; the families of each spouse in the usual sense of the word, and sometimes families broadly speaking, including all relatives; groups such as a totem clan, fraternity, age group, community of the faithful, occupational association, or caste to which one or both of the young people, their mothers and fathers, or all their relatives belong; the local group (hamlet, village, quarter of a city, plantation,etc).

Uniknya, dalam ritus perkawinan adat Batak Toba, selain kedua mempelai juga dilibatkan seluruh perangkat masyarakat. Perbedaannya, peran-peran dalam rangkaian upacara perkawinan adat Batak Toba selalu terkait dengan tiga kedudukan utama dalam adat: dongan-sabutuha / dongan-tubu, hulahula, dan boru.

Pertukaran Prestasi

Selain pentingnya inisiasi (masa peralihan) dan peran-peran yang terlibat, perkawinan juga menyangkut aspek ekonomi dengan segala macam kepentingan di dalamnya, termasuk dalam hal perencanaan pesta perkawinan yang akan dilaksanakan. Peranan dasar aspek ekonomi ini, misalnya, tampak jelas dalam menetapkan jumlah uang, pembayaran, pengembalian pembayaran: harga pengantin (sinamot), pembayaran para pelayanan pengantin selama upacara perkawinan berlangsung, dan seterusnya.

Konsep “pembayaran” dalam perkawinan adapt mencakup “pembayaran” oleh pihak pengantin laki-laki atau kerabatnya kepada ayah atau pemelihara pengantin wanita. Pembayaran ini bahkan merupakan bagian utama dari pengesahan perkawinan menurut adat Batak Toba. Bila pertukaran ini sudah sudah terpenuhi, maka perkawinan itu menjadi sah dan keluarga yang baru itu sudah mandiri; dan bila sebaliknya yang terjadi, maka pengantin pria harus membaktikan diri untuk keluarga wanita sampai tuntutan nikah ini terpenuhi (dapat dibandingkan dalam Alkitab tentang Kisah Yakub dan Raheldalam Kejadian 29:20). Artinya, pengesahan suatu perkawinan mencakup seluruh rangkaian “prestasi” : suatu tindakan membayar apa yang dituntut adat / tuntutan adat untuk membayar sesuatu yang berasal dari usaha atau kemampuan seseorang.

Pertimbangannya adalah jika keluarga, desa, atau suku tertentu kehilangan anggota-anggotanya yang produktif (laki-laki atau perempuan yang akan menikah), sedikitnya haruslah memperoleh “imbalan” dari pihak yang “mendapatkan” mereka. Dalam upacara perkawinan adapt Batak Toba, hal ini dijelaskan dalam tindakan simbolik pembagian makanan, pakaian, perhiasan, dan diatas semuanya itu banyak tata cara yang mencakup “uang tebusan”.“Tebusan-tebusan” ini selalu terjadi pada waktu bersamaan dengan upacara-upacara perpisahan. Harga mempelai wanita, menurut hukum adat, dimiliki oleh anak perempuan; dan kesepakatan itu ditinjau dari makan bersama, saling mengunjungi di antara keluarga-keluarga, pertukaran hadiah-hadiah yang diberikan oleh para kerabat, sahabat, dan tetangga.

Kekhasan Perkawinan Batak Toba

Ciri-Ciri

Proses perkawinan dalam adat kebudayaan Batak Toba menganut hukum eksogami (perkawinan di luar kelompok suku tertentu). Ini terlihat dalam kenyataan bahwa dalam masyarakat Batak Toba: orang tidak mengambil isteri dari kalangan kelompok marga sendiri (namariboto), perempuan meninggalkan kelompoknya dan pindah ke kelompok suami, dan bersifat patrilineal, dengan tujuan untuk melestarikan galur suami di dalam garis lelaki. Hak tanah, milik, nama, dan jabatan hanya dapat diwarisi oleh garis laki-laki.

Ada 2 (dua) ciri utama perkawinan ideal dalam masyarakat Batak-Toba, yakni

Berdasarkan rongkap ni tondi (jodoh) dari kedua mempelai; dan Mengandaikan kedua mempelai memiliki rongkap ni gabe (kebahagiaan, kesejahteraan), dan demikian mereka akan dikaruniai banyak anak.Sementara ketidakrukunan antara suami-isteri terjadi apabila tondi mereka tidak bisa lagi hidup rukun (so olo marrongkap tondina) dan itu akan tampak di kemudian hari. Ketidakrukunan ini mungkin akan mengakibatkan terjadinya perceraian. Sebaliknya, sekali mereka sudah melahirkan anak, ikatan antar-pasangan akan semakin kuat dan ikatan cinta semakin kokoh. Hukum eksogami, sebagaimana telah disinggung di atas, bahkan sudah melekat dalam diri setiap orang Batak Toba hingga sekarang. Maka, kiranya tidak mengherankan, apabila masih ada ketakutan untuk melanggarnya.Hambatan untuk benar-benar mematahkan belenggu eksogami adalah rasa takut akan meledaknya roh para leluhur. Rasa takut itu semakin meningkat oleh munculnya beberapa kasus, yaitu pelanggaran sengaja yang dilakukan oleh beberapa pasangan terhadap larangan marsubang (tabu) yang berakhir buruk bagi para pelakunya.

Marsumbang / Marsubang

Yang termasuk pelanggaran, antara lain na tarboan-boan rohana (yang dikuasai oleh nafsu-keinginan), yakni orang yang menjalankan sumbang terhadap iboto (saudara perempuan dari anggota marga sendiri). Selain larangan marsubang, hubungan lain yang tidak diperkenenkan adalah marpadanpadan (kumpul kebo).Marsumbang baru dibolehkan jika perkawinan yang pernah diadakan di antara kedua kelompok tidak diulangi lagi selama beberapa generasi.
 Jika terjadi pelanggaran terhadap larangan itu, maka pendapat umum dan alat kekuasaan masyarakat akan diminta turun tangan. Ritusnya adalah sebagai berikut: gondang mangkuling, babiat tumale (gong bertalu-talu, harimau mengaum), artinya, rakyat akan berkumpul untuk menangkap dan menghukum si pelaku.
 Peribahasa yang digunakan untuk semua tindakan yang melanggar susila adalah: “Manuan bulu di lapang-lapang ni babi; Mamungka na so uhum, mambahen na so jadi." (menanam bambu di tempat babi berlalu, tidak taat hukum dan menjalankan yang tabu)

Perkawinan yang dilakukan atas pelanggaran dinyatakan batal. Lelaki yang berbuat demikian, serta pihak parboru diwajibkan melakukan pertobatan (manopoti/pauli uhum) atau dinyatakan di luar hukum (dipaduru di ruar ni patik), dikucilkan dari kehidupan sosial sebagaimana yang ditentukan oleh adat.
Ritusnya adalah sebagai berikut : Pihak-pihak yang melanggar harus mempersembahkan jamuan yang terdiri dari daging dan nasi (manjuhuti mangindahani). Kerbau atau sapi disembelih demi memperbaiki nama para kepala dan ketua yang tercemar karena kejadian itu. makanan yang dihidangkan sekaligus merupakan pentahiran (panagurasion) terhadap tanah dan penghuninya.

Tahapan Perkawinan Adat Batak TobaS

Paranakkon Hata

Paranakkon hata artinya menyampaikan pinangan oleh paranak (pihak laki-laki) kepada parboru (pihak perempuan)
Pihak perempuan langsung memberi jawaban kepada ‘suruhan’ pihak laki-laki pada hari itu juga; danPihak yang disuruh paranak panakkok hata masing-masing satu orang dongan tubu, boru, dan dongan sahuta.

Marhusip

Marhusip artinya membicarakan prosedur yang harus dilaksanakan oleh pihak paranak sesuai dengan ketentuan adat setempat (ruhut adat di huta i) dan sesuai dengan keinginan parboru (pihak perempuan);Pada tahap ini tidak pernah dibicarakan maskawin (sinamot). Yang dibicarakan hanyalah hal-hal yang berhubungan dengan marhata sinamot dan ketentuan lainnya; danPihak yang disuruh marhusip ialah masing-masing satu orang dongan-tubu, boru-tubu, dan dongan-sahuta.

Marhata Sinamot

Pihak yang ikut marhata sinamot adalah masing-masing 2-3 orang dari dongan-tubu, boru dan dongan-sahuta.Mereka tidak membawa makanan apa-apa, kecuali makanan ringan dan minuman.Yang dibicarakan hanya mengenai sinamot dan jambar sinamot.

Marpudun Saut

Dalam Marpudun saut sudah diputuskan: ketentuan yang pasti mengenai sinamot, ketentuan jambar sinamot kepada si jalo todoan, ketentuan sinamot kepada parjambar na gok, ketentuan sinamot kepada parjambar sinamot, parjuhut, jambar juhut, tempat upacara, tanggal upacara, ketentuan mengenai ulos yang akan digunakan, ketentuan mengenai ulos-ulos kepada pihak paranak, dan ketentuan tentang adat.

Tahapannya :

Marpudun saut artinya merealisasikan apa yang dikatakan dalam Paranak Hata, Marhusip, dan marhata sinamot;
Semua yang dibicarakan pada ketiga tingkat pembicaraan sebelumnya dipudun (disimpulkan, dirangkum) menjadi satu untuk selanjutnya disahkan oleh tua-tua adat. Itulah yang dimaksud dengan dipudun saut.
Setelah semua itu diputuskan dan disahkan oleh pihak paranak dan parboru, maka tahap selanjutnya adalah menyerahkanbohi ni sinamot (uang muka maskawin) kepada parboru sesuai dengan yang dibicarakan. Setelah bohi ni sinamot sampai kepada parboru, barulah diadakan makan bersama dan padalan jambar (pembagian jambar).

Dalam marpudun saut tidak ada pembicaraan tawar-menawar sinamot, karena langsung diberitahukan kepada hadirin, kemudian parsinabung parboru mengambil alih pembicaraan. Pariban adalah pihak pertama yang diberi kesempatan untuk berbicara, disusul oleh simandokkon, pamarai, dan terkahir oleh Tulang. Setelah selesai pembicaraan dengan si jalo todoan maka keputusan parboru sudah selesai; selanjutnya keputusan itu disampaikan kepada paranak untuk melaksanakan penyerahan bohi ni sinamot dan bohi ni sijalo todoan. Sisanya akan diserahkan pada puncak acara, yakni pada saat upacara perkawinan nanti.

Unjuk

Semua upacara perkawinan (ulaon unjuk) harus dilakukan di halaman pihak perempuan (alaman ni parboru), di mana pun upacara dilangsungkan, berikut adalah tata geraknya:

1. Memanggil liat ni Tulang ni boru muli dilanjutkan dengan menentukan tempat duduk. Mengenai tempat duduk di dalam upacara perkawinan diuraikan dalam Dalihan Na Tolu.

2. Mempersiapkan makanan:Paranak memberikan Na Margoar Ni Sipanganon dari parjuhut horbo.Parboru menyampaikan dengke (ikan, biasanya ikan mas)

3. Doa makan.

4. Membagikan Jambar.

5. Marhata adat – yang terdiri dari tanggapan oleh parsinabung ni paranak;dilanjutkan oleh parsinabung ni parboru;tanggapan parsinabung ni paranak, dantanggapan parsinabung ni parboru.

6. Pasahat sinamot dan todoan.

7. Mangulosi dan Padalan Olopolop.

Tangiang Parujungan

Doa penutut pertanda selesainya upacara perkawinan adat Batak Toba.

Sumber : wikipedia

Popular Posts